Kamis, 19 Oktober 2017

Perampok Pulomas Divonis Mati, Istrinya Mengamuk


VIVA – Tersangka kasus perampokan disertai pembunuhan sadis di Pulomas, Jakarta Timur, Ridwan Sitorus alias Ius Pane akhirnya divonis hukuman mati oleh Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa, 17 Oktober 2017.
Lalu seperti apa tanggapan keluarga Ius terkait putusan hakim tersebut? 
Saat mendatangi kediaman Ius di Gang Swadaya 9 RT004 RW07, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Kota Depok, Rabu, 18 Oktober 2017, seorang wanita yang dipastikan istri tersangka terlihat sangat emosi saat melihat kehadiran wartawan.
Tanpa memberikan kesempatan bertanya banyak, wanita bertubuh gempal itu langsung memaki dengan kalimat kasar. Menurutnya, wartawan hanyalah pembuat masalah dan menambah beban hidupnya.
         
"Pergi kalian, dasar kalian bajingan," teriak istri tersangka dari balik pintu.
Tak hanya itu, istri Ius yang tampak kesal ini juga mengeluarkan kalimat cacian dengan menyebut sejumlah nama binatang.
"Berengsek. Penjahat," katanya berteriak.
Peristiwa ini memancing kehadiran warga setempat. Namun warga memilih diam dan masuk ke dalam rumah. (ase)
Sumber: viva.co.id

Bayi Hasil Aborsi Ini Dikira Sudah Mati, Saat Akan Dibuang Tiba-tiba Ia Menangis



Grid.ID - Aborsi adalah kegiatan ilegal di Indonesia.
Namun di negara lain, aborsi masih saja diperbolehkan namun dengan ketentuan dan peraturan tertentu yang ketat.
–– ADVERTISEMENT ––

Misalnya di Amerika Serikat, aborsi di legalkan jika bayi yang dikandung oleh seorang perempuan adalah hasil pemerkosaan.
Dilansir reporter Grd.ID dari Viralthread.

Seorang wanita bernama Melissa Ohden asal Missouri, Amerika Serikat menceritakan kisah menyedihkannya.
undefined
Melissa Ohden menceritakan kisah menyedihkannya
Saat itu pada tahun 1977, ibu kandung Melissa mengandung dirinya.
Namun nenek Melissa dengan sengaja menyuruh ibunya untuk mengugurkan kandungannya.
"Saya mengetahui bahwa ibu kandung saya, yang saat itu berusia 19, telah dipaksa melakukan aborsi oleh nenek saya." ujar Melissa. 

Setelah menjalani proses aborsi, bayi itu ditempatkan pada sebuah tempat sampah medis.
Namun mukjizat terjadi.
Saat hendak dibuang, bayi tersebut menangis dan seorang perawat mengetahuinya.
Akibat aborsi yang gagal, Melissa terlahir menderita penyakit kuning, distres pernapasan dan kejang-kejang.

Melissa lantas di rawat di rumah sakit, dia dirawat oleh tim perawat.
Pada usia tiga bulan, Melissa diadopsi oleh sepasang suami istri yang bernama Linda dan Ron Ohden.
Suami istri itu tidak bisa memiliki anak alias mandul.
Waktu berlalu dengan cepat.
Melissa sekarang sudah menjadi gadis dewasa.
"Saya diberi tahu oleh orang tua angkat saya yang mengatakan kepada saya kebenaran yang menghancurkan."

"Mereka mengatakan bahwa saya telah selamat dari aborsi yang gagal. Mereka tidak pernah ingin saya tahu tentang hal itu."
Setelah mengetahui hal itu Melissa lantas sedih, marah, takut dan malu akan hidupnya.
Saat berusia 19 tahun, Melissa mulai mencari jawaban tentang ibu kandungnya.
undefined
Melissa Ohden
Ketika dirinya masuk ke University of South Dakota untuk belajar ilmu politik, ia mendapat petunjuk tentang orang tua kandungnya.

Ibu dan nenek Melissa ternyata pernah berkuliah disitu.
"Saya membolak-balik buku kuliah keperawatan saat menemukan seorang wanita yang saya duga adalah nenek saya."
Setelah berusaha Melissa akhirnya dapat menemukan ibu kandungnya.
"Ketika akhirnya kami janjian untuk bertemu di bulan Mei tahun lalu, saya bisa melihatnya dari kejauhan semakin dan semakin dekat."
"Rasanya saya ingin lari dari pertemuan itu."

"Lalu kami berpelukan dan keduanya menangis. Saya berkata, "Sudah lama sekali".
"Ibu tidak tahu jika aku hidup ... Bisakah kau bayangkan?" tambah Melissa.
"Dia menanggung rasa bersalah dan hidup dengan banyak penyesalan tapi saya mengatakan kepadanya bahwa saya sama sekali tidak menyalahkannya." pungkas Melissa.
Setelah Melissa bertemu kembali dengan ibunya, ia mendirikan badan sosial bernama Abortion Survivors Network.
Lembaga swadaya ini mengkampanyekan larangan aborsi.
(*)

Sumber: grid.id

Mana Mobil Kotak Paling Laris, APV, Luxio, atau Evalia?


VIVA – Di Indonesia, mobil yang memiliki kabin lega dengan bisa menampung orang dalam jumlah banyak menjadi favorit konsumen. Namun, tak semua mobil dengan jenis low multi purpose vehicle bernasib baik.
Selain fungsional, tampilan eksterior nyatanya juga kerap menjadi pertimbangan saat seseorang ingin membeli mobil. Mobil dengan desain kotak, di Tanah Air masih menjadi 'second option' meski memiliki fungsi yang sama, serta ditawarkan dengan harga terjangkau.
Berdasarkan data wholesales yang dirilis oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), ada tiga mobil low mpv dengan desain boxy yang penjualannya rendah. Mobil-mobil tersebut adalah Suzuki APV, Daihatsu Luxio dan Nissan Evalia.
Meski sama-sama hadir sebagai mobil keluarga, penjualan Suzuki APV berbeda jauh dengan saudara kandungnya, Ertiga. Sepanjang tahun 2017 (Januari-September), APV hanya laku 3.227 unit. Sementara Ertiga dengan medio yang sama bisa laku sebanyak 26.633 unit.
Sama halnya dengan Suzuki, mobil keluarga berdesain kotak besutan Daihatsu, Luxio pun tak banyak mencuri perhatian masyarakat. Sebab mobil ini hanya terjual sebanyak 3.425 unit sepanjang Januari-September 2017.
Penjualan paling kecil di kelas low MPV berdasarkan data wholesales Gaikindo, dipegang oleh Nissan Evalia. Meski sempat diisukan disuntik mati oleh PT Nissan Motor Indonesia -agen resmi mobil Nissan di Indonesia-, nyatanya Evalia masih dijual sebanyak 17 unit dari Januari hingga September tahun ini.

Sumber: viva.co.id

VIDEO : Astaga, Wanita ini Buka Baju Usai Mobilnya Tabrak 3 Kendaraan di Mangga Dua Jakarta, Ternyata ini Penjelasan Keluarganya



Grid.ID - Warga di kawasan Jalan Mangga Dua, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (18/10/2017) dikejutkan dengan sebuah kecelakaan beruntun.
Yang lebih membuat warga terkejut, kecelakaan itu melibatkan seorang wanita pengendara mobil, yang tak memakai baju alias telanjang.

Seorang netizen sempat merekam kejadian ini dan mengunggah videonya di Instagram.
Waka Polres Jakarta Pusat AKBP Asep Guntur mengatakan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 09.30 WIB.
Adapun identitas pengemudi mobil Toyota Agya tersebut bernama TW (59).
Asep menceritakan, saat itu TW melaju di Jalan Mangga Dua dari arah utara hendak ke selatan.
Setibanya di dekat makam dia menabrak kendaraan sepeda motor berpelat nomor B 6414 BRF yang berada di depannya.

"Usai menabrak dia terus melaju hingga menabrak taksi yang baru keluar dari Hotel Le Grendeur," kata Asep.
Usai menabrak taksi, TW belum juga berhenti.
Dia terus melaju dan akhirnya menabrak bajaj yang berada di depannya.
Setelah menabrak bajaj, massa langsung mengepung mobil TW hingga tak bisa melaju lagi.
Seorang Polantas dari Polres Jakarta Pusat, Ipda Arif menyebut, TW sempat melepas bajunya begitu mengetahui massa telah mengepung mobilnya.
"Menurut keterangan saksi setelah dikerubungi masyarakat pengemudi lepas baju. Sesudah itu dia pakai lagi," kata Arif.
Informasinya, TW memiliki riwayat gangguan jiwa.
Hal tersebut diketahui dari keterangan pihak keluarga.
"Iya menurut keterangan keluarga habis keluar dari rumah sakit. Sampai sekarang yang bersangkutan tidak bisa diambil keterangan, seperti stres. Lanjut dibawa keluarganya pulang karena di kantor mau lepas baju terus," ujarnya.
Lihat Videonya :

(*)

Sumber : grid.id

Pakai Baju Seksi di Kuburan, Begini Penampilan Dewi Persik yang Bikin Merinding, Yakin Berani Lihat?



Grid.ID – Penyanyi dangdut Dewi Persik tak pernah luput dari sorotan publik.
–– ADVERTISEMENT ––

Sering tampil dengan goyangan yang kontroversial, mantan istri Saiful Jamil ini juga punya gaya busana yang terbilang seksi.
Tak hanya jago di bidang tarik suara loh.

Artis cantik berusia 31 tahun itu juga punya bakat akting yang nggak bisa diragukan lagi.
Tak heran, paras cantiknya sering muncul di berbagai judul film horror tanah air.
Nah seperti baru-baru ini, terlihat dalam postingan yag diunggah akun Instagram @dewipersikreal,
Pemain film “Tali Pocong Perawan” itu tampak duduk bersimpuh di sebuah kuburan.
Memegang nisan, Dewi persik tampil dengan rambut panjangnya yang terurai.

Semakin menarik perhatian nih, Ia terlihat mengenakan makeup bold dengan polesan lipstik berwarna merah.
Senada dengan warna dress yang ia kenakan, Dewi Persik juga mengenakan stretch dress yang membentuk lekuk tubuhnya dengan model cut out shoulder.
Tak hanya itu, dress sebatas lutut ini juga memiliki model slit atau belahan yang tampak jelas memperlihatkan pahanya yang putih mulus.
undefined
Dewi Persik mengenakan stretch dress yang membentuk lekuk tubuhnya dengan model cut out shoulder


Diketahui dari caption postingan tersbebut, terdapat keterangan bahwa foto tersebut merupakan bagian dari pengambilan gambar atau shooting sinetron terbarunya yang berjudul “Ada Si Manis di Jembatan”. (*)

Sumber: grid.id
Rabu, 18 Oktober 2017

Dukacita La Liga Spanyol untuk Choirul Huda


La Liga, penyelenggara liga Spanyol menyampaikan ucapan belasungkawa atas meninggalnya kiper Persela Lamongan Choirul Huda. La Liga mengirimkan surat secara langsung ke pihak klub Persela. Surat ditandatangani Presiden La Liga Javier Tebas. Atas nama insan sepak bola Spanyo, Tebas menyampaikan ucapan belasungkawa. 
"La Liga mengucapkan belasungkawa yang terdalam atas meninggalnya Choirul Huda yang tak disangka-sangka. Atas nama organisasi kami, tolong terima permintaan kami atas kehilangan yang menimpa penjaga gawang Persela dan legenda Indonesia," tulis La Liga dalam surat seperti dirilis di laman resmi Persela, Selasa, 17 Oktober 2017.
"Tolong sampaikan ke keluarganya, rekan tim di Persela, dan suporter klub," tutup surat tersebut.
Surat La Liga kepada Persela. (perselafootbal.com)
Sebelumnya, ucapan belasungkawa atas kejadian yang menimpa Huda juga disampaikan para pemain sepak bola dunia. 
Bintang Manchester United Paul Pogba menyampaikan kehilangannya lewat akun Twitter resminya @paulpogba, Minggu kemarin. "RIP Choirul Huda. My prayers to you and your family," tulis Pogba.

Empati juga disampaikan kiper Arsenal Peter Cech. "Very sad news from Indonesia R.I.P. Choirul Huda," tulis Cehc di akun Twitter. Tak lupa, Cech membubuhkan tagar #goalkeepersunion.

Selain Cech, kiper ternama lainnya Marc ter Stegen, juga merasakan kehilangan atas kepergian Huda.
Lewat akun Twitter-nya, kiper Barcelona itu mengungkapkan perasaannya. "A sad unlucky story for football. We lose goalkeeper Choirul Huda, aged 38 & played his whole career for @PerselaFC since 1999," tulis Stegen.

Bagi Persela, meninggalnya Huda adalah kehilangan besar. Sepanjang karirnya, Huda hanya memperkuat Persela sejak 1999.
Manajemen Persela secara resmi mempensiunkan nomor punggung 1 yang biasa dikenakan Huda. Keputusan diambil sebagai penghormatan atas dedikasi dan loyalitas Huda selama 18 tahun berkarir di Persela. 
“Almarhum merupakan salah satu putra terbaik Lamongan. Kiper legendaris yang selalu loyal dan setia membela Persela hingga akhir hayatnya," kata Manajer Persela Yunan Achmadi.
Choirul Huda dan rekan setimnya sebelum menghadapi Semen Padang, Minggu, 15 Oktober lalu. Ini adalah pertandingan terakhir Huda. (ANTARA/Rahbani Syahputra)
Pemerintah Kabupaten Lamongan berencana mengabadikan nama Choirul Huda. Bupati Lamongan Fadeli menyatakan, masih menimbang beberapa masukan terkait mengabadikan nama Huda.
"Namanya bisa diabadikan menjadi jalan, bisa stadion, bisa tribun, mes pemain atau membangun patung Choirul Huda. Kalau nama jalan Choirul Huda di Lamongan sudah ada. Kami masih menerima masukan. Akan kami pikirkan yang terbaik," ungkap Fadeli.
Sumber : netz.id